Menu

HORAS!!! Selamat datang di blog Saya

Sumber dari Website yg dipercaya Admin

chart

Technical Summary

Technical Summary Widget Powered by Investing.com
Real Time Economic Calendar provided by Investing.com.

Wednesday, September 18, 2024

Hitung Swap

 

Swap

Apa itu Swap?

Swap adalah transaksi keuangan antara dua pihak yang saling mempertukarkan arus kas, aset, atau kewajiban. Biasanya, Biasanya, bank atau lembaga keuangan menggunakan swap untuk mengelola risiko yang muncul akibat fluktuasi suku bunga, nilai tukar mata uang, atau harga komoditas.

Definisi Swap dalam Forex

Rollover atau swap forex adalah biaya atau pendapatan yang diterapkan oleh broker forex kepada trader yang memegang posisi terbuka lebih dari satu hari. Swap dikenakan karena nilai tukar mata uang yang berbeda memiliki suku bunga yang berbeda pula.

Tujuan Swap

Mengurangi risiko

Swap dapat digunakan untuk mengurangi risiko yang terkait dengan fluktuasi suku bunga, nilai tukar mata uang, atau komoditas.

Meningkatkan keuntungan

Swap dapat digunakan untuk meningkatkan keuntungan dengan memanfaatkan perbedaan suku bunga, nilai tukar mata uang, atau komoditas.

Rumus Menghitung Swap Forex

Rumus untuk menghitung Swap dalam trading forex dapat bervariasi tergantung pada broker atau aplikasi trading terpercaya yang digunakan. Namun, secara umum, rumus untuk menghitung swap dalam trading forex adalah sebagai berikut:

Swap = (nilai lot x selisih suku bunga x jumlah hari) / 365

Di mana:

Nilai lot adalah ukuran posisi yang ditradingkan dalam pasar Forex.
Selisih suku bunga adalah selisih antara suku bunga mata uang yang ditradingkan
Jumlah hari adalah jumlah hari di antara tanggal penyelesaian transaksi saat ini dan tanggal penyelesaian transaksi berikutnya.
365 adalah jumlah hari dalam setahun.

Untuk swap positif, trader akan menerima pembayaran swap, sedangkan untuk swap negatif, trader akan dikenakan biaya swap.

Contoh perhitungan Swap

Jika trader membeli 1 lot EUR/USD pada suku bunga 0.5% dan menjual USD/JPY pada suku bunga 0.1%, dan besarnya swap dinyatakan dalam USD:

Selisih suku bunga = (0.5% - 0.1%) = 0.4%
Nilai lot = 100,000 EUR
Jumlah hari = 1 (jika trader memegang posisi selama 1 hari)
Swap = (100,000 x 0.4% x 1) / 365 = $10.96

Dalam contoh ini, jika trader memegang posisi beli EUR/USD selama 1 hari, maka trader akan menerima pembayaran swap sebesar $10.96. Namun, jika trader menjual EUR/USD dan membeli USD/JPY, maka trader akan dikenakan biaya swap sebesar $10.96

SWAP

Swap Dalam Trading Forex dan Jenisnya

Dalam dunia trading forex, swap merupakan konsep penting yang perlu dipahami oleh para trader. Swap, juga dikenal sebagai rollover atau overnight interest, mengacu pada perbedaan suku bunga antara dua mata uang yang terlibat dalam perdagangan forex. Perbedaan ini menentukan apakah trader akan menerima atau membayar bunga atas posisi yang ditahan semalam.

Swap memainkan peran penting dalam perdagangan forex karena memungkinkan trader untuk mempertahankan posisi dalam semalam tanpa melanggar prinsip keuangan atau menimbulkan biaya yang berlebihan. Selain itu, swap dapat memberikan sumber pendapatan atau biaya tergantung pada perbedaan suku bunga antara mata uang yang diperdagangkan.

Cara Kerja Swap

Ketika seorang trader memasuki perdagangan forex, mereka pada dasarnya meminjam satu mata uang untuk membeli mata uang lainnya. Setiap mata uang memiliki tingkat suku bunga terkait yang ditetapkan oleh bank sentral negara masing-masing. Jika tingkat bunga mata uang yang dibeli lebih tinggi dari mata uang yang dijual, pedagang membayar biaya swap. Sebaliknya, jika suku bunga mata uang yang dibeli lebih rendah daripada suku bunga yang dijual, maka pedagang menerima biaya swap.

Swap dihitung dan diterapkan pada akhir setiap hari perdagangan. Biaya swap ditentukan oleh besarnya posisi yang dipegang dan perbedaan suku bunga antara kedua mata uang. Biaya secara otomatis didebit atau dikreditkan ke rekening trader.

Jenis Swap

Ada beberapa jenis swap dalam perdagangan forex, masing-masing memiliki tujuan tertentu dan menawarkan manfaat unik. Ada dua jenis yang paling umum:

1. Swap Suku Bunga

Swap suku bunga melibatkan pertukaran pembayaran bunga antara dua pihak. Dalam perdagangan forex, pertukaran suku bunga biasanya terjadi antara trader dan pialangnya. Swap ini memungkinkan trader mendapatkan keuntungan dari perbedaan suku bunga antar mata uang.

Misalnya, jika seorang trader membeli mata uang dengan suku bunga lebih tinggi dan menjual mata uang dengan suku bunga lebih rendah, mereka akan menerima pembayaran bunga harian dari brokernya. Pembayaran ini dapat bertindak sebagai sumber pendapatan dan secara signifikan dapat meningkatkan profitabilitas trader secara keseluruhan.

2. Currency Swaps

Swap mata uang, juga dikenal sebagai pertukaran Forex, melibatkan pertukaran jumlah pokok dua mata uang berbeda secara bersamaan. Swap ini biasanya digunakan oleh perusahaan dan lembaga keuangan untuk mengelola eksposur mata uang asing dan melakukan lindung nilai terhadap fluktuasi nilai tukar.

Pertukaran mata uang memungkinkan para pihak untuk menukar satu mata uang dengan mata uang lain dengan nilai tukar yang disepakati dan kemudian menukarkan kembali mata uang tersebut di masa mendatang. Dengan melakukan hal ini, kedua belah pihak dapat memitigasi risiko pergerakan nilai tukar yang merugikan dan memastikan mereka memiliki mata uang yang diperlukan untuk memenuhi kewajiban keuangan mereka.

Manfaat Swap

Swap menawarkan beberapa manfaat bagi pedagang dan pelaku pasar dalam perdagangan forex. Beberapa keuntungan utama yaitu:

1. Hedging: Swap menyediakan alat yang efektif untuk melakukan lindung nilai terhadap risiko suku bunga dan mata uang. Trader dapat menggunakan swap untuk mengimbangi potensi kerugian atau melindungi posisi mereka dari pergerakan pasar yang merugikan

2. Menghasilkan Pendapatan: Swap dapat berfungsi sebagai sumber pendapatan bagi para pedagang. Dengan memanfaatkan perbedaan suku bunga, trader dapat memperoleh pembayaran bunga harian pada posisi mereka, sehingga meningkatkan profitabilitas mereka secara keseluruhan

3. Pengurangan Biaya: Swap dapat membantu mengurangi biaya perdagangan, terutama untuk posisi jangka panjang. Daripada menutup dan membuka kembali posisi, pedagang dapat memutarnya menggunakan swap, menghindari biaya transaksi yang tidak perlu

4. Fleksibilitas: Swap menawarkan fleksibilitas kepada trader untuk menahan posisi semalaman tanpa dikenakan biaya bunga. Hal ini sangat bermanfaat bagi swing trader dan investor jangka panjang yang ingin memanfaatkan pergerakan harga multi-hari atau multi-minggu

5. Risk Management: Swap memainkan peran penting dalam mengelola risiko dalam perdagangan valas. Dengan memanfaatkan swap, pedagang dapat mengimbangi potensi kerugian, mendiversifikasi portofolio mereka, dan melindungi diri mereka dari kondisi pasar yang buruk

Kesimpulan

Memahami swap dan berbagai jenisnya sangat penting bagi setiap trader forex yang ingin memperluas pengetahuan dan meningkatkan strategi trading mereka. Swap memberikan peluang bagi pedagang untuk memperoleh penghasilan tambahan, mengelola risiko, dan mengurangi biaya perdagangan. Dengan memasukkan swap ke dalam rencana perdagangan mereka, pedagang dapat meningkatkan profitabilitas mereka secara keseluruhan dan menavigasi dunia perdagangan valas yang dinamis dengan lebih efektif.

ARBITASE

 ARBITRASE

Dalam trading forex, cara untuk mendapatkan profit biasanya adalah dengan mengantisipasi arah pergerakan harga di masa depan. Namun, sebenarnya ada cara lain untuk profit tanpa harus menebak-nebak arah pergerakan harga, biasa dikenal dengan market-neutral strategy. 

Salah satunya, Forex Arbitrage (arbitrase forex). Apa itu arbitrase dalam forex?   

Pengertian Arbitrase 

Makna arbitrase dalam forex dan di dunia trading finansial berbeda dengan penggunaan istilah arbitrase dalam hukum (jurisprudence). Arbitrase adalah suatu cara trading di mana trader berusaha mendapatkan profit dari perbedaan harga antar instrumen di dua pasar berbeda. Dalam bahasa Inggris, trader pengguna strategi arbitrase biasa disebut sebagai "arbitrageurs". 

Para arbitrageurs biasanya melakukan buy di satu pasar sembari di saat bersamaan melakukan sell dalam jumlah ukuran trading yang sama di pasar yang lain, dengan tujuan memetik keuntungan dari selisih diantara harga di kedua pasar. Hal ini dimungkinkan untuk dilakukan karena produk-produk (aset/instrumen) yang sama bisa diperdagangkan dengan harga berbeda di lokasi berbeda. Contohnya, beberapa perusahaan terdaftar di lebih dari satu pasar saham, bahkan perusahaan multinasional bisa terdaftar di pasar saham pada beberapa negara berbeda. Secara teoritis, harga sahamnya harus berada dalam kisaran yang sama karena berasal dari satu perusahaan yang sama. 

Namun, faktanya aliran informasi tidak mengalir dengan kecepatan yang sama ke seluruh bagian dunia dan pasar pun tidak selalu berfungsi efisien sepenuhnya. Karenanya, harga saham untuk satu perusahaan tak selalu sama di pasar saham berbeda. Orang yang mengetahui adanya perbedaan harga bisa buy saham itu di bursa berharga lebih rendah, sementara melakukan sell di bursa yang posisi harga-nya lebih tinggi. Dengan demikian, profit pun akan terkunci. 

Arbitrase Dalam Forex 

Kalau begitu, bagaimana cara melakukan arbitrase dalam forex? Trader yang ingin melakukan arbitrase dalam forex pada dasarnya melakukan hal serupa; mereka melakukan buy pada suatu mata uang di broker yang memberikan harga lebih rendah, sementara di saat yang sama melakukan sell di broker yang memberikan harga lebih tinggi. Setelah dikurangi biaya transaksi, maka profit adalah sisa selisih diantara kedua harga. 

Caranya bisa bermacam-macam, tetapi intinya adalah berusaha memanfaatkan anomali harga. Praktek arbitrase forex termasuk strategi yang sering dijalankan oleh perusahaan-perusahaan hedge fund dan pelaku trading forex di level institusional. Namun, jarang yang melakukannya di tingkat trader ritel. Selain karena harga diantara broker forex ritel kurang lebih sama, juga karena tak sedikit broker forex ritel melarang penggunaan arbitrase. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan ketika strategi ini diperbolehkan atau mungkin untuk dijalankan. 

Cara pertama adalah dengan melakukan arbitrase forex antara dua broker yang memberikan kuotasi harga berbeda untuk suatu pasangan mata uang (Broker Arbitrage). Sedangkan cara kedua bisa menggunakan Triangular Arbitrage yang mirip dengan hedging.

 Broker Arbitrage

 Dalam bentuknya yang paling sederhana, arbitrase forex dilakukan dengan buy dan sell satu pair yang sama di dua broker yang memberikan kuotasi harga berbeda. Berikut sebuah sampel yang diberikan oleh profitf.com: 

Perhatikan bahwa selisih harga hanya terjadi dalam selang beberapa detik saja, dan itu pun belum memperhitungkan spread atau biaya trading lainnya. Untuk melakukan strategi Broker Arbitrage, seorang trader harus bisa bertindak secepat kilat.

Triangular Arbitrage 

Sebelum menelaah Triangular Arbitrage, pertama-tama kita perlu memahami beberapa konsep dasar forex terlebih dahulu. Dalam trading forex, saat kita melakukan buy pada suatu pair mata uang, umpama EUR/USD, maka pada dasarnya kita membeli mata uang pertama (EUR) sekaligus menjual mata uang kedua (USD). Sementara itu, nilai sintetis atau teoritis dari pair cross ditunjukkan dari nilai tukar kedua mata uang di dalamnya, versus Dolar AS. Contohnya, jika EUR/USD berada pada harga 1.1505 dan GBP/USD pada 1.4548. Nilai yang tersirat bagi EUR/GBP akan muncul dengan membagi 1.1505 dengan 1.4548, atau (1.1505/1.4548 = 0.7908). Ini karena pair-pair mata uang bisa dianggap layaknya bilangan pecahan dengan penyebut dan pembilang. Jadi, EUR/USD x USD/GBP = EUR/GBP x USD/USD = EUR/GBP. Nah, jika nilai harga EUR/GBP berbeda dari nilai yang tersirat di pair-pair mayor EUR/USD dan GBP/USD, maka itu memunculkan peluang arbitrase forex. 

Di sini, Triangular Arbitrage terdiri dari tiga posisi trading. Andaikan EUR/GBP berada pada harga 0.7911, atau lebih tinggi dari nilai yang tersirat tadi, maka kita perlu melakukan sell pada pair ini. Di saat yang sama, kita juga perlu membuka dua posisi trading di pair EUR/USD dan GBP/USD, untuk menciptakan posisi berlawanan bagi EUR/GBP. Ini bisa menyeimbangkan risiko sekaligus mengunci profit. Akan tetapi, karena selisih harganya sangat kecil, maka kita harus bertrading dalam ukuran (lot) besar agar profitnya lumayan. Apalagi, charge swap untuk posisi overnight bisa seketika menghapus profit yang didapat. Untuk lebih jelasnya, sebuah ilustrasi di Wikipedia menggambarkan bagaimana seorang trader di Citibank (salah satu top forex dealer) melakukan Triangular Arbitrage setelah melihat adanya selisih harga antara kuotasi harga untuk ketiga pair mata uang itu di Deutsche Bank, Credit Agricole, dan Barclays. 



Risiko Arbitrase Forex Ada yang mengatakan bahwa dengan arbitrase forex, profit bisa dikunci tanpa risiko (risk-free trading). Ini tak sepenuhnya benar. 

Jika pelakunya adalah trader besar (institusional) atau perusahaan hedge fund, barangkali memang demikian, karena mereka punya kemampuan untuk menciptakan High-Frequency Trading (HFT) dan robot-robot yang bisa secara otomatis melakukan trading secara simultan di berbagai pasar. Namun, eksekusi arbitrase forex memunculkan satu masalah penting bagi trader forex biasa, yaitu bagaimana melakukan eksekusi seketika. Selain itu, slippage yang hanya beberapa pips saja bisa langsung menyapu bersih peluang profit. Tentu saja, bukan berarti arbitrase forex tak mungkin dilakukan oleh trader biasa. 

Sekarang banyak robot trading forex (expert advisor/EA) mengklaim menggunakan teknik arbitrase untuk mendapatkan profit dengan drawdown rendah. Kalau Anda berminat untuk menggunakan software trading arbitrase semacam itu, maka perlu mencermati beberapa risiko lainnya. Diantaranya, risiko scam (robot trading juga ada scam), apakah jenis arbitrase yang dijalankan itu Triangular Arbitrage atau Broker Arbitrage, dan juga apakah broker yang Anda gunakan mengizinkan teknik arbitrase yang digunakan robot itu atau tidak.

 Perhatikan bahwa broker bandar bisa saja menggagalkan eksekusi order secara sepihak, jadi akan berisiko tinggi menjalankan Triangular Arbitrage di broker seperti ini. Bisa-bisa satu posisi tereksekusi ketika dua lainnya gagal. Sementara itu, broker pada umumnya (baik bandar maupun bukan) boleh jadi tak semuanya menyebut-nyebut tentang arbitrase forex di Terms&Conditions yang tersedia, sehingga Anda mungkin harus meminta pernyataan eksplisit dari CS broker tentang apakah arbitrase diperbolehkan atau tidak.

Thursday, September 5, 2024