Menu

HORAS!!! Selamat datang di blog Saya

Sumber dari Website yg dipercaya Admin

chart

Technical Summary

Technical Summary Widget Powered by Investing.com
Real Time Economic Calendar provided by Investing.com.

BURSA berjangka

Bursa berjangka adalah tempat/fasilitas memperjual belikan kontrak atas sejumlah komoditi atau instrumen keuangan dengan harga tertentu yang penyerahan barangnya disepakati akan dilakukan pada saat yang akan datang. Kontrak adalah mengikat pada saat terjadinya kesepakatan antara pembeli dan penjual. Tidak ada pasar sekunder untuk kontrak dalam perdagangan berjangka. Semua kontrak adalah kontrak primer dan setiap kontrak (dengan subjek kontrak tertentu) yang terjadi (dibuka) harus didaftarkan pada otoritas bursa setempat, jadi kontrak diciptakan di bursa.
 
P.T. Bursa Berjangka Jakarta, yang biasa disingkat "BBJ", atau dalam bahasa Inggris disebut Jakarta Futures Exchange secara resmi didirikan pada tanggal 19 Agustus 1999, memperoleh izin operasi tanggal 21 November 2000 dan mulai melakukan perdagangan pertamanya sejak tanggal 15 Desember 2000.
Fungsi utama BBJ adalah menyediakan fasilitas bagi para anggotanya untuk bertransaksi kontrak berjangka berdasarkan harga yang ditentukan melalui interaksi yang efisien berdasarkan permintaan dan penawaran dalam sistem perdagangan elektronis.

Pendiri Bursa Berjangka Jakarta

BBJ didirikan 29 perusahaan berbentuk PT. Sesuai PP no 99/99, para pendiri itu mayoritas berasal dari perusahaan yang bergerak dalam komoditi fisik. 10 dari 29 perusahaan pendiri itu bukan berasal dari kalangan komoditi tetapi dari kalangan pasar modal, kalangan commission house dan umum. Mereka ini yang berusaha memajukan bursa, sedangkan yang berasal kalangan komoditi menunggu saat bursanya sudah likuid sebelum dapat menmanfaatkannya.

Anggota yang merupakan pendiri BBJ

  1. PT Asia Nusa Prima
  2. PT Bakrie Indofutures Nusantara
  3. PT Bina Karya Prima
  4. PT Hanson Agrotama Industri
  5. PT Ivo Mas Tunggal
  6. PT Karya Prajona Nelayan
  7. PT Manggala Batama Perdana
  8. PT Parasawita
  9. PT Perkebunan Nusantara III
  10. PT Permata Hijau Sawit
  11. PT Panca Nabati Prakarsa
dari kalangan komoditi CPO (minyak sawit mentah) dan Olein (minyak goreng sawit)
  1. PT Gunung Lintong
  2. PT Himar Futures
  3. PT Indokom Citrapersada
  4. PT Menacom
  5. PT Multicontinental
  6. PT Platon Niaga Berjangka
  7. PT Prasidha Aneka Niaga Tbk
  8. PT Sariwiguna Sejahtera
dari kalangan komoditi kopi
  1. PT Asia Kapitalindo Komoditi Berjangka
  2. PT Binasarana Jalatama
  3. PT Rifan Financindo Berjangka
  4. PT Danareksa Futures
  5. PT Pacific 2000 Futures
  6. PT Halim Danamas International
  7. PT Indonesia Futures & Options
  8. PT Kontak Perkasa Futures
  9. PT Tridakom Nusantara Berjangka
  10. PT Repindo Raya
dari kalangan pasar modal, commissionhouse dan umum.
Sesuai dengan UU merekalah merupakan anggota pertama BBJ dan tidak perlu menjadi Pialang, meskipun beberapa di antara mereka kemudian mendapat Izin Operasi sebagai Pialang Berjangka dari BAPPEBTI.

sum: wikipedia